Apakah yang Dinanti Srimenanti?

71389946_10219824058052518_4601683971602907136_o

Puisi Sapardi Djoko Damono berjudul “Pada Suatu Pagi Hari” muncul sejak awal pengisahan dan menjadi pengatur ritme kisah. Kisah dirajut oleh sudut pandang tokoh pria dan tokoh wanita secara bergantian. Sri adalah seorang pelukis. Ketika kisah sedang berfokus pada Sri, maka nama-nama pelukis terkenal muncul dalam cerita dan berperan atau berdialog dengan tokoh Sri. Saya (tokoh pria) adalah seorang penulis. Ketika kisah berpusat pada tokoh pria, bermunculan nama-nama terkenal dalam dunia sastra, seperti Aan Mansyur, Sapardi Djoko Darmono, Faisal Oddang, dan lain-lain. Para tokoh itu terlibat diskusi dan berdialog dengan tokoh pria pada novel ini.

Continue reading

Advertisements

Belajar Jujur dari Meps dan Soca

67220903_10219280671988206_772090340768219136_o

“Jantungku pasti berdebar-debar kalau Meps marah. Jantungku rasanya mau copot. Maklumlah ibu singa”. Tulis Soca setelah mendata 16 kekurangan Meps dengan jujur.

Ya, kejujuranlah yang menawan hati saya saat membaca buku ini. Kejujuran perasaan masing-masing yang digambarkan dari hubungan ibu-anak, Meps dan Soca terselip pada tiap cerita. Soca bercerita apa adanya. Tentang Meps yang pemarah tapi giat bekerja dan mau meminta maaf ketika salah. Tentang Beps yang sabar tapi suka terlambat.

Continue reading

Melepas Energi Agresif Ketergesaan dengan Wabi Sabi

67834974_10219437934239664_6827316709922177024_n

Wabi Sabi yang muncul pada buku ini diambil dari konsep estetika Jepang. Sempat terlibat diskusi mengenai wabi sabi dengan kawan kece yang sedang studi di Ritsumeikan University, Kyoto. Dia mengatakan kanji “wabi” berarti ‘proud’ dan “sabi” artinya ‘lonely’. Kesimpulannya seni yang menekankan pada kesunyian. Sunyi dalam pemaknaan sebagai sesuatu yang sederhana, tidak glamor, dan tidak mengejar kesempurnaan.

Kempton mencoba mengaplikasikan konsep wabi sabi itu pada kehidupan sehari-hari berdasarkan pengalaman dia pernah tinggal cukup lama di Jepang. Wabi Sabi membantunya menemukan keindahan pada tiap hal yang ditemui dan dirasakan. Bahkan, ketika dia berada dalam kesedihan, kegagalan, dan kekalutan.
Continue reading

Adakah yang Salah Menjadi Baik?

66244573_10219091199011500_4993078925333626880_n

Menjadi baik bukan lagi hal yang mewah dan diinginkan sekarang ini. Buku “On Being Nice” ini mengajak untuk mendiskusikan seperti apakah ‘menjadi baik’. Buku ini adalah salah satu seri dari School of Life.

Bab 1 memaparkan kenapa orang cenderung enggan untuk disebut baik. Ada penilaian-penilaian tertentu yang melekat ketika kata baik diucapkan. Bisa jadi kita rata-rata, lemah, atau karena kita tidak tegas. Kenapa bisa begitu, ya?

Continue reading

Menjadi Kreatif dalam “The Art of Creative Thinking”

41741903_10216806294050304_4586110325698330624_n

Pernah baca/dengar kisah Salvador Dali yang datang ke acara “What’s My Line”? Acara itu menginterogasi seorang tamu misteri untuk ditebak pekerjaan mereka. Saat itu, Dali datang sebagai tamu misteri.

Panelis dibuat bingung saat itu karena gagal menebak apa sebenarnya pekerjaan Dali. Ketika ditanya apakah Anda penulis? Pelukis? Pemain sandiwara? Pembuat perabot? Pembuat Film? Arsitek? Desainer produk? Dali menjawab “ya” untuk semua pertanyaan.

Dali memang penulis, bukunya “Hidden Faces” dibaca banyak orang. Dali juga pelukis surealis. Dia juga perancang sofa bibir Mae West yang menjadi desain klasik. Film yang dibuatnya berjudul Un Chien Andalou and LAge d’Or. Dia pun merancang sendiri rumah di Port Lligat dan Teater Museo di Figueres. Logo Chupa Chups pernah didesain oleh Dali.

Seorang kreatif berpikir ingin memengaruhi dunia. Bukan mengikuti rutinitas. Dari buku ini, saya belajar bahwa orang-orang kreatif itu selalu meragukan sesuatu (bukan sinis ya!). Picasso mampu mengembangkan Kubisme ketika meragukan pandangan Michelangelo tentang dunia.

Continue reading

The Book of IKIGAI

39522115_10216601991102858_837875908164452352_n

Ada satu restoran sushi di Jepang yang membuat Barack Obama menikmati santap malam di musim semi dan keluar dengan wajah sumringah: Sukibayashi Jiro.

Sukibayashi Jiro dikepalai oleh Jiro Ono. Di kalangan penikmat hidangan kelas atas, dia sangat terkenal. Masakan Ono didasari pada teknik-teknik yang praktis dan cerdik. Ono mampu menyajikan telur ikan salmon dalam keadaan segar sepanjang tahun yang biasanya hanya disajikan ketika musim gugur, daging ikan diasapi dengan batang padi yang dibakar untuk menciptakan aroma istimewa, temperatur daging ikan senantiasa pas, sampai penyajian piring pun dihitung dengan cermat. Selain karena kerja keras & tekad mengejar teknik-teknik kuliner kualitas tinggi, Ono memiliki IKIGAI.
Continue reading

childlit_01

Tidak ada pernah kata tua untuk membaca buku, termasuk buku anak. Sebuah program menarik dari blog Bacaan B.Zee ingin aku coba ikuti. Semoga dengan mengikuti program ini, aku lebih konsisten menulis resensi atau ulasan dari buku yang sudah kubaca.

Sastra anak adalah karya yang ditulis untuk anak. Burhan Nurgiyantoro dalam bukunya yang diterbitkan UGM Press mengatakan ciri-ciri sastra anak adalah berisi hal-hal yang dekat dengan kehidupan anak dan sesuai dengan perkembangan kognisi, afeksi, sosial dan emosional anak.

Berdasarkan definisi tersebut, aku mencoba membuat perincian buku-buku anak atau yang termasuk pada sastra anak untuk kubaca sampai penghujung tahun ini.
1. The Tale of Petter Rabit karya Beatrix Potter

2. Sekolah Tebing karya Clara Ng

3. Matilda karya Roald Dahl

4. Anderson’s Fairy Tales karya Hans Christian Anderson

5. Fantastic Beast and Where to Find Them karya JK Rowling

Lima buku di atas menjadi target awal mengikuti tantangan membaca ini. Setiap habis satu buku yang selesai kubaca, langsung akan kutulis resensinya. Mari selami dunia anak yang penuh kejutan melalui buku-buku anak!