Sedikit Hal untuk Indonesia

20131003-132629.jpg

Aku datang Indonesia… πŸ™‚

Sejak saya “mulai gelisah untuk banyak hal” alias udah lewat dari masa kanak-kanak yang polos dan naif (meski sekarang saya begitu merindukan masa kanak-kanak itu dan berharap tidak dewasa saja :p), satu hal yang sering saya pertanyakan pada diri saya sendiri, pada orangtua, pada guru-guru, pada senior-senior, bahkan sering saya pertanyakan dalam doa saya pada Allah: “Apa fungsi dan guna saya ada di dunia?”

Pertanyaan itu terucap tepat di hari ulang tahun saya yang ke-13. Saya yang diciptakan dan tumbuh dewasa dengan sangat beruntung ini apa gunanya untuk dunia? Apa gunanya untuk sesama? Itulah kenapa sejak itu saya seperti manusia setrikaan yang ga bisa diam. Kata mamah saya dalam Bahasa Sunda “tukang angkag-ingkig, teu daek cicing”.

Saya mencari “fungsi diri saya” dalam banyak hal. Dalam kegiatan organisasi keagamaan, dalam organisasi sosial di rutan dan jalanan, dalam organisasi siswa dan mahasiswa, dalam buku-buku yang dibaca, dan dalam interaksi saya dengan orang-orang di sekitar. Daan…apakah terjawab?

Kadang, saya sadar “wah ternyata gunanya saya tuh ini, ya?!”, tapi kadang saya jadi bertanya-tanya lagi “apakah dengan hidup yang begitu beruntung ini fungsi saya hanya benar-benar ini?” Pertanyaan saya ini sering juga dijawab sinis oleh jawaban yang paling sebel dan sinis saya dengar “perempuan fungsinya udah pasti” (rasanya tidak perlu saya beberkan lagi deh jawaban klise dan mahabiasa itu apa…).

Karena itu, meski bangku kuliah sudah 4 tahun ditinggalkan, semangat saya untuk ikut kegiatan-kegiatan tidak pernah sirna. Bukan saya haus akan aktualisasi diri, tapi saya haus untuk bermanfaat bagi sesama. Alhamdulillah, dengan bekerja saya bisa jadi lebih leluasa secara materi membantu sesama, tapi terkadang pekerjaan juga yang menjadikan saya sibuk dengan diri saya sendiri.

Akhirnya, ada acara menarik yang sesuai minat saya (pendidikan dan anak). Acara yang sederhana namun dapat mempertemukan berbagai ide brilian dengan satu visi dan misi yang sama.

Hey kalian, yang ikut Festival Gerakan Indonesia Mengajar (khususnya wahana Surat Semangat dan Kartupedia) sampai ketemu hari Sabtu, ya! πŸ™‚

20131003-132644.jpg

Hidup yang tidak direnungkan, tidak layak untuk dijalani -Socrates-

Advertisements

5 thoughts on “Sedikit Hal untuk Indonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s